Selasa, 20 April 2010

BPK Temukan Kerugian Negara dari Pajak

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menelusuri beberapa Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) yang menangani wajib pajak besar. Karena dalam hasil pemeriksaan BPK atas penerimaan pajak dan kegiatan operasional tahun anggaran 2008 dan 2009, ditemukan potensi kerugian negara di Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu (Jalan Medan Merdeka Timur 16, Jakarta) hingga Rp 96 triliun.

Nanti juga akan melihat KPP-KPP besar yang berpotensi merugikan negara dalam audit kinerja nanti," demikian dikatakan oleh Auditor Utama Keuangan Negara II BPK Syafrie Adnan Baharudin di Gedung DPD-RI, Jakarta, Senin (19/04/2010).

Ia menjelaskan, BPK lebih dulu akan melihat KPP-KPP mana saja yang potensi penerimaannya besar. Setelah itu rencananya akan ditindaklanjuti melalui audit kinerja tersebut.

Dalam laporan hasil pemeriksaan BPK atas penerimaan pajak dan kegiatan operasional tahun anggaran 2008 dan 2009 dikatakan, KPP Wajib Pajak Besar Satu belum melakukan tindak lanjut secara optimal atas potensi penerimaan pajak maksimal sebesar Rp 96,91 triliun dari selisih peredaran usaha PPN dan PPh pada 2007 dan 2008. Ini mengakibatkan peredaran usaha yang dilaporkan tidak dapat diyakini kebenarannya. Potensi penerimaan pajak yang bisa digali dari selisih peredaran usaha belum dapat direalisasikan.

BPK menilai potensi kerugian negara tersebut sebagai akibat dari kelemahan sistem pengen*dalian internal pada kegiatan operasional di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Satu pada tahun anggaran 2008 dan 2009. Namun BPK juga menyatakan hal ini masih harus diteliti, diuji, dan didalami di mana dari hasil penelitian tersebut dapat saja disimpulkan tidak terdapat potensi PPh dan PPN.

Afsel Yakin Aman Selama Piala Dunia

Hingga kini masih tinggi tingkat kekhawatiran pada aspek keamanan Afrika Selatan saat menghajat Piala Dunia. Namun pemerintah setempat terus meyakinkan bahwa turnamen akan baik-baik saja.

Kehawatiran tersebut sedari awal muncul karena tingkat kriminalitas di Afsel tergolong tinggi. PBB pernah melakukan survey dan hasilnya menunjukkan Afsel salah satu negara yang paling tinggi tingkat pembunuhan dan pemerkosaan di dunia.

Masih ditanya soal itu, Menteri Luar Negeri Maite Nkoana-Mashabane mengatakan bahwa para pelancong selama Piala Dunia akan "pulang dengan selamat dan bahagia".

Salah satu yang diyakinkan sang menteri perihal keamanan ini adalah pihaknya telah menerima bantuan pengamanan lebih dari 24 negara dan juga Interpol, untuk turnamen yang dihelat 11 Juni sampai 11 Juli itu.

Nkoana-Mashabane menerangkan, Afsel telah mengeluarkan banyak uang dan segenap sumber daya supaya turnamen ini menjadi yang terbaik "yang pernah dilihat dunia".

Lima Anggota Tim Pengawas Century DPR dari FPDIP

FPDIP DPR resmi mengajukan lima nama anggota tim pengawas rekomendasi DPR atas kasus Century. Tiga anggota adalah mantan anggota Pansus Century, dua lainnya tokoh senior PDIP.

Bahwa sudah putuskan lima nama anggota tim pengawas. Yaitu Sidharto Danusubroto, Gayus Lumbuun, Trimedya Panjaitan, Ganjar Pranowo dan Hendrawan Supratikno.

Tiga nama yang menjadi anggota tim pengawas yakni Hendrawan Supratikno, Ganjar Pranowo, dan Gayus Lumbuun adalah mantan Anggota Pansus Angket Century. Gayus bahkan sempat menjabat menjadi wakil ketua Pansus Century.

Tjahjo tidak menjelaskan alasan tidak masuknya dua mantan Anggota Pansus Century lainnya, Maruarar Sirait dan Eva Kusuma sundari dalam tim pengawas. Tjahjo memandang dua tokoh senior yang dijagokan lebih memahami permasalahan penegakan hukum.

Dalam hal ini Tjahjo berharap segera dilakukan rapat Paripurna DPR untuk mengesahkan tim pengawas Century. Tjahjo berharap tim pengawas dapat segera bekerja mengawasi pelaksanaan rekomendasi DPR atas kasus Century yang sudah dilimpahkan ke penegak hukum.

Polri Persilakan Komisi III Temani Misbakhun

Polri mempersilakan Komisi III DPR menemani Misbakhun dalam pemeriksaan sebagai tersangka L/C bodong. Namun Polri memberikan rambu-rambu sehingga tidak mengganggu jalannya pemeriksaan.

Zainuri menjelaskan, pemeriksaan Misbakhun dilakukan dengan dua status yang berbeda. Pemeriksaan pertama, status Misbakhun sebagai saksi dan yang kedua sebagai tersangka.

Sebelumnya, beberapa anggota Komisi III berencana untuk menemani Misbakhun dalam pemeriksaan di Bareskrim. Kehadiran para anggota dewan itu untuk memastikan tidak adanya motif lain dari kasus Misbakhun ini kecuali murni pesoalan hukum.

Misbakhun yang juga anggota DPR RI diajukan sebagai saksi kasus penyimpangan pengajuan letter of credit (LC) Century dan sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen pengajuan LC Century. Sejak Sabtu (10/4).

Selain Misbakhun, Polri juga menetapkan 5 tersangka lainnya yaitu, Direktur PT Selalang Prima Internasional Franky Ongkowardoyo, Robert Tantular, Linda Wira Dinata, Hermanus Hasan Muslim, dan Krisna Jaga Tesen.

Kasus L/C Fiktif mencuat saat pemiliknya Misbakhun menjadi inisiator hak angket Century di DPR. Politisi PKS ini diduga mengajukan L/C fiktif kepada Bank Century senilai US$ 22,5 juta.

Berdasarkan audit investigasi BPK, PT SPI termasuk satu dari 10 debitur penerima L/C impor dari Century yang totalnya mencapai US$ 177,8 juta. Seluruh kredit tersebut macet. Hingga per 31 Desember 2008, kerugian Century masih US$ 172 juta atau Rp 1,88 trilliun.

Kejanggalan terhadap Berkas Raymond

Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengaku heran dengan penanganan kasus tersangka judi di Hotel Sultan, Raymond. Selama dua tahun berkas Raymond tak juga diterima kejaksaan.

Menurut Ito, masalah berkas Raymond yang dibolak-balik pihak kejaksaan dikarenakan ada perbedaan persepsi dengan penyidik. Kemungkinan untuk memeriksa saksi-saksi dalam kasus ini sangat sulit dimungkinkan.

Karena sudah 'tergantung' cukup lama, berkas Raymond akan dikembalikan dan dilengkapi oleh tim penyidik dengan penyempurnaan bukti-bukti sehingga dapat mengusulkan cara alternatif yang tepat dalan penanganan kasus tersebut.

Sebelumnya, Kejaksaan meminta penyidik agar mengembalikan BAP Raymond yang sempat tertahan dua tahun. Permintaan itu dilakukan mengingat lamanya penyempurnaan berkas Raymond.

Raymond juga menggugat 7 media terkait pemberitaan terhadap penggerebekan dan penangkapan para tersangka kasus judi di Hotel Sultan. Raymond merasa keberatan dengan pemberitaan yang menyebutnya sebagai bandar judi dan pihak penyelenggara. Padahal status tersangka itu dinyatakan oleh polisi.

Kasus ini masih terus berlanjut. 7 media tersebut adalah Seputar Indonesia, Koran Sindo, Detikcom, Republika, Kompas, Suara Pembaruan, Warta Kota.

PN Jaksel Diancam Bom, Polisi Buru Pelaku Pengirim SMS

Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diancam bom melalui SMS tidak dikenal. Polisi terus memburu pengirim SMS tersebut.

"Siapa penyebar masih diselediki," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Nurdi Satriaji saat dihubungi, Selasa (20/4/2010).

Hingga kini, Tim Gegana beserta Polres Jakarta Selatan masih berada di PN Selatan untuk menyisir setiap ruangan. Namun polisi belum menemukan benda yang mencurigakan.

"Semua ancaman harus ditanggapi dengan serius untuk antisipasi kemungkinan benar ada bom tersebut," pungkasnya.

Penulis Adalah Sebuah Alternatif Karier

Menulis, mengarang, menuangkan pendapat dalam tulisan, tata bahasa, dan pelajaran yang berhubungan dengan bahasa mungin merupakan sesuatu kegiatan yang membosankan dan paling memuakan untuk dipelajari namun tidak heran jika penulis dan jurnalis pada akhirnya bukan merupakan sebuah karier yang dicita-citakan oleh banyak orang. Kalah jauh dibandingkan dengan insinyur, dokter, dan pilot atau mungkin jenderal.

Sekarang seorang penulis juga sering diundang sebagai penceramah. Mungkin karena pertemuan fisik masih dibutuhkan untuk menyakinkan seseorang membaca tulisan seorang penulis. Untuk menjadi penulis yang baik, ada dua modal utama yang mungkin perlu diperhatikan, yaitu pertama, banyak membaca dan mendalami hal-hal yang disukai. Kedua, focus dan berdedikasi padahal yang disukai. Namun, penulis pada umumnya harus melalui beberapa tahapan untuk bisa menyelesaikan tulisan yang akan ditulis yaitu persiapan, penulisan, dan penerbitan. Pada tahap persiapan, harus banyak membaca dan mencoba trik dan bahan yang akan ditulis. Tahap ini membutuhkan waktu lama dan ketelatenan dalam mengumpulkan bahan- bahan yang akan dijadikan sebuah tulisan. Dalam tahap penulisan, perlu menyiapkan beberapa detail pendukung tulisan yang akan dibuat, seperti gambar, rangkaian dan listing program yang memerlukan waktu yang lumayan lama untuk menyiapkan berbagai hal pendukung tersebut. Setelah naskah selesai, selanjutnya tinggal melakukan negosiasi dengan pihak penerbit sehingga tulisan bias diterbitkan dan dinikmati oleh pembaca.